Search
Close this search box.
Langganan
Sekarang, Diskon
50

*Syarat & Ketentuan berlaku

Isi Konten

4 Dasar Manajemen Risiko Klinik dalam Sistem Pelayanan Kesehatan
Home » Bisnis » 4 Dasar Manajemen Risiko Klinik dalam Sistem Pelayanan Kesehatan

Isi Konten

4 Dasar Manajemen Risiko Klinik dalam Sistem Pelayanan Kesehatan

Dalam sistem pelayanan kesehatan, penting untuk memahami manajemen risiko klinik. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kinerja pelayanan kesehatan lewat prosedur yang dapat mengidentifikasi dan mencegah keadaan tertentu pada pasien.

eClinic sebagai mitra kerja Anda akan memberikan informasi mengenai apa itu manajemen risiko klinik. Baca selengkapnya untuk lebih memahami definisi hingga contohnya! 

Definisi Manajemen Risiko Klinik 

Manajemen risiko sendiri didefinisikan sebagai metode untuk mengidentifikasi, mengontrol, memonitor, dan minimalisasi semua aspek risiko dalam suatu bidang melalui siklus sehingga dapat terwujud sistem yang aman serta efektif. 

Sedangkan manajemen risiko klinik merupakan sebuah proses terencana dan sistematik yang dilakukan untuk mencegah, menurunkan, serta mengendalikan kemungkinan kerugian akibat segala risiko yang ada dalam manajemen pasien.

Risiko klinik dapat berupa kesalahan, bahaya, musibah, ataupun potensi terjadinya hal-hal yang dapat merugikan pasien. 

Tujuan Manajemen Risiko Klinik 

Dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, manajemen risiko klinis merupakan elemen penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa tujuan manajemen risiko klinik: 

  1. Manajemen risiko pada klinik memiliki tujuan untuk meminimumkan terjadinya medical error, harms, dan adverse events pada pasien. Membuat pasien merasa lebih aman
  2. Meminimalkan kemungkinan terjadinya klaim dan mengendalikan  biaya klaim yang harus menjadi tanggungan institusi kesehatan atau mengurangi risiko kerugian finansial bagi Rumah sakit, klinik, maupun tenaga kesehatan. 

4 Dasar atau Panduan Manajemen Risiko Klinik

Setelah mengetahui definisi dan tujuan dari manajemen risiko klinik, Anda juga perlu mengetahui dasar-dasar manajemen risikonya. Berikut adalah 4 dasar atau panduan manajemen risiko klinik: 

  • Identifikasi Risiko

    Langkah pertama dalam manajemen risiko adalah identifikasi risiko. Dilakukan dengan mengidentifikasi apa saja risiko yang dihadapi pasien. Meliputi apa saja keluhan pasien, klaim, incident report, hingga audit medik. Dengan memahami potensi ancaman, klinik dapat lebih siap menghadapi permasalahan yang mungkin timbul. 

  • Penilaian Risiko

    Panduan yang selanjutnya adalah penilaian risiko, yaitu menilai tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya risiko tersebut. Tahap ini membantu dalam menentukan prioritas penanganan serta alokasi sumber daya.

  • Pengendalian dan Mitigasi Risiko

    Tahap pengendalian dan mitigasi risiko melibatkan penerapan tindakan preventif dan korektif. Dapat mencakup pelatihan staf, pembaruan SOP, hingga penggunaan teknologi terbaru. Dasar ini diterapkan untuk mengurangi kemungkinan dan dampak risiko, sehingga menciptakan lingkungan klinik yang lebih aman.

  • Monitoring dan Evaluasi

    Langkah terakhir pada manajemen klinik risiko adalah dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. 4 dasar yang terakhir ini memastikan bahwa langkah-langkah yang sebelumnya dilakukan berjalan secara efektif dan dapat diperbaiki apabila diperlukan.

Itu tadi informasi yang dapat kami sampaikan mengenai 4 dasar dan panduan manajemen risiko klinik. Salah satu contoh penerapan manajemen risiko klinik adalah penggunaan sistem informasi klinik seperti eClinic. 

eClinic dapat membantu anda mengelola keamanan data pasien, pengelolaan rekam medis elektronik, otomatisasi proses administratif, pelacakan dan analisis kinerja, dan masih banyak fitur lainnya. 

Coba gratis sekarang di sini dan rasakan manfaatnya untuk produktivitas klinik Anda!

  1. Penerapan Manajemen Risiko Klinis di UPTD Puskesmas Purwodadi 1 
  2. (Clinical Risk Management System Policy – Rotherham Doncaster and South Humber NHS Foundation Trust (RDaSH), n.d.)
  3. La Russa, R., & Ferracuti, S. (2022). Clinical Risk Management: As Modern Tool for Prevention and Management of Care and Prevention Occupational Risk. International Journal of Environmental  Research and Public Health/International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(2), 831. https://doi.org/10.3390/ijerph19020831
  4. David Pi. Risk management in transfusion medicine. Satellite symposium. Victoria BC. October 3, 2002 
  5. Rudolph H. ISO 13485: 2003/ISO 14971: 2000
- New Version -
eClinic Leap Logo
Let's Go Akreditasi Paripurna

eClinic leap didesain sesuai dengan standar persyaratan dokumen untuk akreditasi klinik paripurna!

Featured Post
Kembangkan Klinik Anda bersama kami.